Wednesday, 13 April 2011

Day 1 - Your best friend


Her name is Melissa. She's not my best friend, she's my half part sister.

Aku bertemu dia tahun 2005 tepatnya saat penerimaan murid baru di SMP St. Thomas 1 Medan.
VII-1. Iya kita satu kelas. Kelas VII-1.
Melissa, seorang anak keturunan tionghoa ini badannya kecil. Untuk ukuran badan, sangat tidak layak menyandang gelar anak SMP. Hahaha. Kalau saja dia tidak pakai seragam SMP, orang-orang pasti menduga kalau dia itu anak TK. Kebayang kan gimana kecilnya badannya itu? Hihihi ;-)
Pepatah itu benar ya "kecil-kecil cabe rawit"
Penasaran? Jadi begini ceritanya...
Hari pertama masuk sekolah, wali kelas ku langsung meroker bangku kami. Kebetulan ada sisa 4 anak yang nggak kedapatan pasangan duduk. Salah satunya Melissa dan aku sendiri. Aku nggak tahu ini bisa dibilang beruntung apa nggak, tapi yang pasti aku beserta 3 orang anak itu kedapatan bangku paling belakang. Tapi kalau aku ya cocok lah duduk paling belakang, secara aku itu termasuk anak yang tinggi ( dulu ya sekarang mah bantet hahaha ) nah si Melissa? Aduuuhh, udah kecil, imut-imut, rambut di kuncir dua lagi, dengan semangatnya bilang "Iya gakpapa kok bu saya dibelakang." "Iya nampak kok tulisan di papan tulisnya." Hahaha. Keren abis ini anak. Dulu aku menyebutnya si mata indovision hahaha. Terus karena aku kasian sama dia nggak ada temen ngobrolnya, aku ngajak dia buat sebangku sama ku. Aku kirain ini anak cina sebijik bakal kalem-kalem kayak temen-temen chinese ku yang lainnya. Eng ing eng. Ini anak ternayata buas kali. Hahahaha. Dia mulai ngacak-ngacak kotak pensil ku trus nyoret-nyoret apa aja yang bisa dicoretnya. Trus waktu aku bilang "jangan lah" eh dia malah marah terus ngejambak rambut ku, cubit tangan ku. Luar biasa! Diluar dugaan. Emang kecil-kecil cabe rawit seribu ton ini anak. Pedas! Hahahaha. Lama-lama sebel juga, hubungan kami nggak berlangsung lama. Ya iya lah, siapa coba yang mau disiksa kayak begitu? Hihihi. Aku main sama temen-temen yang lain gitu juga dia. Ntah kenapa, mulai kelas 8 dia berubah terus kita jadi dekat, walaupun nggak dekat kali. Kelas 9, semakin akrab, mulai smsan, telfonan dan jalan bareng. Sampai sekarang, dia curhat sama ku dan aku curhat sama dia. Dia pun semakin lama,semakin spesial di mata ku. Aku sudah menganggap dia seperti keluarga ku sendiri. Orangtua kun sangat welcome sama dia. Banyak banget hal-hal menakjubkan ku lakukan bersamanya. Andai saja dia itu cowok, dia lah orang pilihanku. Hahaha. Aku nggak harus berpura-pura dihadapannya, dia anaknya fair-fair aja, nggak gampang tersinggung dan punya selera humor yang baik. Pokoknya TOP abis. Ya emang, persahabatan kita nggak mulus-mulus aja. Kadang-kadang suka berantem juga, tapi nggak lama-lama kok, karena kita tipe orang yang nggak pendendam, dan nggak gitu mau ambil pusing sama hal nggak penting. Hahahaha. Oke segitu aja. Melissa, postingan ini buat mu. Semoga kita bisa sama-sama terus walaupun nanti nggak bakal satu kampus ya. Dan jarak semakin jauh. I love you!

xx

2 comments:

Dania Adela said...

keep bestfriend-ing ;) and hope u two can be BFF :)

Golda Regina said...

thank you! :)